Industri kosmetik dan obat tradisional di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Industri kosmetik dan obat tradisional lokal memiliki ciri khas yang bersumber dari kekayaan dan keberagaman sumber daya alam dan warisan budaya Indonesia dalam penggunaan tanaman obat dan bahan alami untuk pengobatan tradisional. Pergeseran tren konsumen secara global yang mengarah pada produk alami dan berbasis bahan herbal pun turut mendukung perkembangan ini.
Kementerian Perindustrian optimis pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam negeri mampu menangkap peluang pasar penyediaan berbagai kebutuhan barang dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Untuk itu, Kemenperin terus memacu penguatan kolaborasi lintas sektor guna meningkatkan peran IKM dalam ekosistem ibadah ini.
Industri kosmetik nasional memiliki kekuatan unik yang potensial untuk semakin dikenal di pasar dunia. Tak hanya itu, IKM kosmetik terbukti mampu membuka lapangan kerja, sekaligus menjadi penggerak inovasi dan kreativitas industri lokal.
Kementerian Perindustrian tidak hanya berupaya mengembangkan hilirisasi industri nasional, tetapi juga menumbuhkan wirausaha baru industri di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Indonesia Timur. Langkah strategis yang dilakukan antara lain mengangkat perekonomian Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, dengan melatih wirausaha baru industri dengan bidang usaha sesuai kebutuhan konsumen setempat.