Kementerian Perindustrian melalui Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) terus berupaya meningkatkan kualitas industri kopi nasional di tengah tren pertumbuhan konsumsi kopi dalam satu dekade terakhir. Selain memperkuat sektor hulu, Kemenperin juga mendorong peningkatan kompetensi pelaku industri pada seluruh tahapan proses pengolahan kopi agar mampu menghasilkan produk akhir bercita rasa khas dan berkualitas.
Pada triwulan II tahun 2024, struktur PDB industri pengolahan non-migas didominasi oleh industri mamin yang berperan sebesar 38,4 persen. Peranan besar tersebut didorong dengan kinerja ekspor industri mamin yang pada Agustus 2024 mencapai angka US$ 3,78 miliar, atau 21,36 persen dari kinerja total ekspor industri pengolahan non-migas.
Industri olahraga dalam negeri menjadi salah satu sektor prioritas dalam peta jalan pengembangan industri nasional lantaran kinerjanya yang cukup membanggakan selama beberapa tahun terakhir. Lima tahun ke belakang, Indonesia memeroleh surplus perdagangan di sektor industri alat olahraga. Bahkan saat ini, Indonesia berada di peringkat ke-24 di dunia dalam kontribusi ekspor alat olahraga.