Kementerian Perindustrian terus memperkuat program hilirisasi industri nasional yang tidak hanya menyasar industri besar, tetapi juga melibatkan industri kecil dan menengah (IKM). Salah satu sektor yang didorong untuk meningkatkan nilai tambah adalah IKM pangan berbasis buah tropis khas Indonesia.
Berdasarkan data Pusat Data dan Informasi Kemenperin, sepanjang tahun 2023 kinerja ekspor industri barang perhiasan dan barang berharga mencapai angka US$ 5,6 miliar, meningkat 46,88 persen dibanding total kinerja ekspor di tahun 2022 yang hanya mencapai angka US$ 3,8 miliar. Peningkatan kinerja ekspor tersebut, juga meneruskan tren positif kinerja ekspor barang perhiasan dan barang berharga yang sejak tahun 2021 selalu meningkat.
Kementerian Perindustrian memacu industri kecil dan menengah (IKM) agar memiliki hasil produk yang berkualitas dan berkarakteristik sehingga dapat menghadapi persaingan pasar dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, perlu menyadari pentingnya Kekayaan Intelektual yang menjadi salah satu aset berharga masyarakat khususnya dalam keberlangsungan aktivitas ekonomi dan industri.
Pemerintah terus berupaya memberikan akses pasar yang berkelanjutan kepada pelaku industri dalam negeri, khususnya melalui belanja pengadaan barang/jasa pemerintah dengan pemberlakuan Sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).