Kemenperin Tempa IKM Logam Permesinan Masuk Rantai Pasok Manufaktur
Kementerian Perindustrian serius untuk terus meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) sebagai salah satu pilar penting sektor manufaktur nasional
Read MoreLoading...
Kementerian Perindustrian serius untuk terus meningkatkan daya saing industri kecil dan menengah (IKM) sebagai salah satu pilar penting sektor manufaktur nasional
Read MoreIndustri kreatif nasional memiliki peluang besar untuk terus tumbuh seiring meningkatnya jumlah konsumen dari kalangan generasi muda yang semakin dinamis dalam menentukan pilihan produk. Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Perindustrian melalui Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) terus memperkuat kapasitas pelaku industri kecil dan menengah (IKM) di sektor tersebut agar mampu memahami kebutuhan pasar serta menyusun strategi bisnis yang tepat.
Read MoreKementerian Perindustrian terus meningkatkan daya saing sektor industri pangan nasional melalui penyelenggaraan Indonesia Food Innovation (IFI) 2026: Intermediate Product Edition. Program ini merupakan bentuk pembinaan bagi para pelaku industri kecil dan menengah (IKM) pangan agar semakin dapat mengembangkan produk antara (intermediate product) yang berbasis sumber daya lokal.
Read MoreKementerian Perindustrian serius dalam pengembangan industri perhiasan nasional karena merupakan salah satu subsektor manufaktur yang memiliki nilai tambah tinggi dan berkontribusi signifikan terhadap kinerja ekspor Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai program pembinaan, peningkatan kapasitas industri, transformasi teknologi, hingga perluasan akses pasar yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan industri perhiasan nasional
Read MoreKementerian Perindustrian mengakselerasi pengembangan ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) nasional melalui peningkatan keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam rantai pasok industri kendaraan listrik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk mempercepat transisi energi, meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri, serta memperkuat struktur industri manufaktur nasional yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Read MoreKementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) melalui berbagai upaya promosi, pemasaran, serta perluasan akses pasar bagi produk wastra dan kriya Nusantara. Langkah strategis ini dilakukan guna meningkatkan daya saing industri kreatif berbasis budaya sekaligus memperkuat posisi produk lokal Indonesia di pasar domestik maupun global.
Read MoreIndustri batik nasional terus menunjukkan daya tahan dan prospek yang positif di tengah dinamika pasar. Sebagai salah satu produk wastra unggulan Indonesia yang sarat nilai budaya dan sejarah, batik tidak hanya menjadi identitas bangsa, tetapi juga semakin diminati pasar global.
Read MoreKementerian Perindustrian terus memperkuat pengembangan ekosistem industri olahraga nasional sebagai salah satu sektor yang memiliki potensi besar untuk tumbuh dan bersaing di pasar global.
Read MoreKementerian Perindustrian terus memacu pengembangan industri kain tenun nasional melalui berbagai program peningkatan nilai tambah dan diversifikasi produk guna memperluas akses pasar domestik maupun ekspor. Upaya ini dilakukan untuk memperkuat daya saing pelaku industri kecil dan menengah (IKM) tenun sekaligus melestarikan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Read MoreIndustri pangan terus menunjukkan peran strategis sebagai salah satu sektor andalan sebagai penopang pertumbuhan industri manufaktur nasional. Selain berkontribusi besar terhadap perekonomian, sektor ini juga menjadi penggerak hilirisasi yang mampu menciptakan nilai tambah dari pemanfaatan bahan baku lokal serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja di berbagai daerah.
Read MoreTren kenaikan harga logam mulia yang terjadi sejak akhir tahun 2025 dinilai tidak akan menggeser posisi industri perhiasan nasional sebagai salah satu sektor strategis yang berkontribusi terhadap ekspor dan penyerapan tenaga kerja.
Read More