English (United States) Bahasa Indonesia (Indonesia)
Monday, October 23, 2017
   
PUBLIKASI Kumpulan Artikel
Artikel

Current Articles | Categories | Search

Tuesday, February 16, 2016
Rakor Pengarahan Pelaksanaan Program/Kegiatan TA. 2016
By SuperUser @ 3:35 PM :: 2402 Views
 

Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah (Ditjen IKM) kembali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pengarahan Pelaksanaan Program/Kegiatan dan Pemantauan Pengelolaan DIPA Tahun 2016 di Hotel Santika Bengkulu pada tanggal 9 -11 Februari 2016. Acara diawali dengan laporan dari Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkulu, Ismed Lakoni dan dilanjutkan dengan sambutan Dirjen IKM, Euis Saedah.

Dalam sambutannya Dirjen IKM memperkenalkan struktur baru di Ditjen IKM yang sebelumnya berbasis wilayah, sekarang telah berubah menjadi berbasis komoditi. Dirjen IKM juga memperkenalkan pejabat Eselon II baru di Ditjen IKM yaitu Roy Sianipar sebagai Sekretaris Ditjen IKM; Sudarto sebagai Direktur IKM Pangan, Barang Dari Kayu dan Furnitur; Gati Wibawaningsih sebagai Direktur IKM Kimia, Sandang, Aneka dan Kerajinan; dan Endang Suwartini sebagai Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut.

Rapat ini selain dihadiri oleh pejabat di lingkungan Ditjen IKM dan para Kepala Dinas Perindustrian di 34 Provinsi seluruh Indonesia juga mengundang Kepala Biro Perencanaan, Inspektur IV, Kementerian Dalam Negeri, dan Japan International Cooperation Agency (JICA) yang masing-masing memberikan presentasi pada Selasa, 10 Februari 2016. Pada Rakor juga diumumkan 5 (lima) Dinas Perindustrian Provinsi yang berhasil mencapai target tertinggi realisasi Dana Dekonsentrasi Tahun 2015 yaitu Sulawesi Barat, Gorontalo, Sumatera Selatan, Papua Barat dan Sulawesi Tenggara. Kepada perwakilan dari provinsi-provinsi tersebut diserahkan piagam penghargaan oleh Dirjen IKM.

Pada hari ketiga, peserta Rakor diajak untuk melihat sentra-sentra IKM yang ada di Bengkulu, serta kunjungan ke berbagai situs sejarah seperti Fort Malborough dan Rumah Pengasingan Bung Karno. Rakor Bengkulu ini juga unik dengan hadirnya kerajinan kulit kayu Lantung yang diberikan sebagai tas untuk memuat perlengkapan peserta selama acara. Diharapkan Rakor di Bengkulu ini dapat menjadi awal baru yang baik untuk koordinasi dan kerja produktif Ditjen IKM dan Dinas Perindustrian dalam membina dan memajukan IKM menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.

HOME   |   BUKU TAMU   |   KONTAK
Copyright 2007 - 2011 by Direktorat Jenderal Industri Kecil dan Menengah