Kemenperin Ajak IKM Sumatera Utara Go-Digtal lewat E-Smart IKM
02 September 201980 Views

Kemenperin Ajak IKM Sumatera Utara Go-Digtal lewat E-Smart IKM

Seiring bergulirnya era ekonomi digital serta diterapkannya industri 4.0, Kementerian Perindustrian melalu Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) terus fokus mendongkrak potensi IKM di dalam negeri melalui implementasi berbagai kebijakan dan kegiatan strategis. Salah satunya adalah dengan menyelenggarakan acara e-Smart IKM 2019 dengan tema “IKM Go Digital” di sejumlah daerah. “Pada Agustus ini, kami telah menggelar acaranya di Palembang dan hari ini kita laksanakan di Medan. Peserta yang mengikuti sebanyak 500 orang, yang meliputi pelaku IKM dan masyarakat umum di wilayah Sumatera Utara,” kata Direktur Jenderal IKMA Gati Wibawaningsih saat membuka acara e-Smart IKM
“IKM Go Digital” di Medan, Rabu, (27/8).

Pada gelaran e-Smart kali ini, dihadirkan para stakeholder, antara lain dari pihak marketplace, perbankan, financial technology, dan perusahaan Enterprise Resource Planning (ERP) untuk IKM. “Kami juga kolaborasikan mereka dengan aplikasi Point of Sale (POS), aplikasi promosi digital, dan teknologi informasi yang akan memberikan edukasi melalui format digital yang dapat diakses melalui internet,” imbuhnya. Kegiatan serupa ini telah dilaksanakan di Semarang, Makassar, Surabaya, Pontianak, Bogor, Denpasar dan Palembang.

Dirjen IKMA menegaskan, IKM di wilayah Sumatera Utara memiliki potensi yang besar untuk semakin dipacu daya saingnya serta didorong pengembangannya melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurut data dari BPS yang diolah oleh Ditjen IKMA, hingga tahun 2017, jumlah IKM di Medan tercatat sebanyak 153.167 unit usaha dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 358.972 orang. Lebih lanjut dijelaskannya, Sumut hampir selalu pertumbuhan ekonominya mencatatkan nilai yang baik. Artinya potensi IKM nya sangat besar karena IKM secara umum memberikan kontribusi yang signifikanterhadap pertumbuhan ekonomi.

Gati mengungkapkan, jumlah IKM nasional mencapai lebih dari 4,4 juta unit usaha atau mencapai 99% dari seluruh unit usaha industri di Tanah Air. “Sektor industri mikro, kecil, dan menengah sudah menyerap hingga 10,5 juta tenaga kerja atau berkontribusi 65% dari sektor industri secara keseluruhan,” tuturnya.

Sumatera Utara, lanjutnya, mempunyai potensi yang besar seperti kuliner dan kerajinan tangan, selain itu masyarakatnya juga senang dan punya bakat untuk membuat produk-produk kreatif. “Ini dilihat dari makanan, kemasan dan marketingnya, IKM disni sangat memiliki potensi mengembangkan produknya berbasis e-commerce," katanya lagi.

Selanjutnya dijelaskan bahwa Jumlah pendaftar pada gelaran e-Smart di Medan ini tercatat yang melakukan registrasi melalui website emartikm.id sebanyak lebih dari 1100 orang dan yang lolos verifikasi sebanyak 500 orang. e-Smart IKM 2019 Expo di Medan ini dilaksanakan dalam bentuk beberapa kegiatan yaitu pameran, talkshow, dan workshop.

“Untuk topik talkshow pada acara ini berkaitan dengan Kiat Sukses berbisnis online, kemudian tentang OSS, Informasi Fintech, Logistik, dan Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM. Selanjutnya terdapat 15 kelas workshop yang berisi tentang Marketplace, Financial Technology dan Logistik yang dapat diikuti oleh para peserta e-Smart IKM 2019.”lanjut Gati. Gati optimistis, apabila pelaku IKM nasional diberikan pembelajaran mengenai mengenai teknologi digital, akan mendorong mereka lebih produktif, kreatif, inovatif, dan kompetitif. “Kita ketahui, digital economy ini model bisnis banyak yang dijalankan dengan basis teknologi informasi dan komunikasi,” terangnya.

Upaya strategis tersebut juga sebagai bagian dari pelaksanaan langkah-langkah prioritas yang tertuang di dalam peta jalan Making Indonesia 4.0. “Pemanfaatan teknologi digital ini untuk memacu IKM nasional bisa berperan di era industri 4.0, seperti terlibat di dalam e-commerce yang diimplementasikan dalam program e-Smart IKM,” paparnya. Dalam kesempatan yang sama Gati mengatakan, Provinsi Sumatera Utara telah banyak melahirkan tokoh-tokoh nasional dan pengusaha-pengusaha besar nasional dan dia berharap salah satu dari peserta e-Smart IKM Expo di Medan akan mampu mengikuti jejak tersebut. “Saya berharap IKM disini akan mampu menjadi pengusaha besar dan mumpuni untuk membuka lapangan kerja baru, yang pada akhirnya akan memajukan perekonomian provinsi Sumatera Utara.”tutupnya

Berita terkait lainnya

Kembali ke atas